Rabu, 5 Maret 2008 | 20:18 WIB
LONDON, SELASA – Meski menuai kritik, mantan juara dunia Evander Holyfield ngotot ingin meneruskan rencananya untuk menantang mantan juara dunia lainnya, Mike Tyson.Rencana pertarungan ketiga antara Holyfield, 45 dan Tyson, 41, telah menuai banyak kritik. Banyak pihak yang menganggap Tyson merupakan lawan yang terlalu mudah buat Holyfield.Namun Holyfield tetap bersikukuh dengan rencananya tersebut. “Saya memiliki hak untuk melakukan apa pun yang saya mau. Tyson butuh sesuatu untuk memulihkan kepercayaan diri. Saya dan dia sama-sama ingin memperlihatkan sesuatu yang baik, jadi biarlah salah satu dari kami menjadi pemenang.”
Holyfield mengalahkan Tyson saat keduanya pertamakali bertemu pada 1996. Setahun kemudian Holyfield mengulangi kemenangannya saat Tyson terkena diskualifikasi karena menggigit telinga lawannya hingga putus.Mantan juara dunia Lennox Lewis menganggap Holyfield jelas lebih siap daripada Tyson. Namun Lewis yang kini menjadi komentator televisi mengatakan lebih baik keduanya membatalkan rencana tersebut. “Evander jelas lebih baik, namun saya lebih suka bila melihatnya melakukan hal lain. Mengapa harus menghadapi lawan yang sama?”
Lewis juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan Holy dan Tyson. “Menghadapi lawan dengan berat di atas 100 kilogram yang siap memukul anda dengan keras merupakan hal yang sangat berisiko tinggi. Saya tidak akan mengambilnya lagi di saat sudah berusia di atas 40 tahun.”
Mike Tyson yang pernah sangat berjaya pada 1986-1990 terakhir kali bertanding pada November 2005 saat ia dikalahkan petinju asal Irlandia, Kevin McBride. Sementara Holyfield masih bertarung pada Oktober lalu saat ia dikalahkan Sultan Ibragimov dalam perebutan gelar juara kelas berat WBO. (BBC/Cay)
